← Blog|Sihir & Santet7 menit

Pelet & Pengasihan: Bahaya Tersembunyi di Balik 'Cinta' Paksa

10 Maret 2026 · Diperbarui 25 Maret 2026

Tiba-tiba jatuh cinta pada orang yang tidak pernah diminati? Atau pasangan tiba-tiba tergila-gila pada orang asing? Kenali tanda-tanda pelet dan pengasihan serta dampak destruktifnya.

Pelet atau pengasihan adalah salah satu jenis sihir yang paling banyak beredar di masyarakat Indonesia. Tujuannya satu: membuat seseorang "jatuh cinta" atau terobsesi pada orang tertentu secara paksa, tanpa kehendak bebas.

Apa Bedanya Pelet dengan Cinta Biasa?

Cinta yang alami tumbuh secara bertahap, didasari kenal-mengenal, dan melibatkan akal sehat. Pelet bekerja sebaliknya — korban tiba-tiba terobsesi secara tidak rasional pada seseorang, bahkan yang sebelumnya tidak pernah diminati sama sekali.

Tanda-Tanda Seseorang Terkena Pelet

Obsesi yang Tidak Rasional

Terus-menerus memikirkan seseorang hingga tidak bisa berkonsentrasi pada hal lain. Pikiran terkunci pada satu orang itu saja — siang dan malam, bangun dan tidur.

Kehilangan Akal Sehat dalam Mengambil Keputusan

Rela meninggalkan keluarga, mengabaikan tanggung jawab, menghambur-hamburkan harta, atau melakukan hal-hal yang biasanya tidak mungkin dilakukan — semua demi orang yang menjadi objek pelet.

Perubahan Kepribadian yang Mencolok

Orang yang tadinya religius, bertanggung jawab, dan rasional berubah menjadi seseorang yang asing bagi keluarganya sendiri. Anak-anak ditinggalkan, pekerjaan diabaikan, norma-norma dilanggar.

Mimpi Berulang tentang Orang Tersebut

Hampir setiap malam bermimpi tentang orang yang menjadi sumber pelet — sering kali mimpi yang bersifat intim atau romantis.

Rasa Gelisah Saat Berjauhan

Merasa tidak tenang, gelisah, bahkan sakit secara fisik saat tidak bersama orang tersebut. Sebaliknya, merasa "tenang" hanya saat bersama orang itu.

Media yang Sering Digunakan untuk Pelet

Pelet biasanya "dikirim" melalui media tertentu. Yang paling umum ditemui di lapangan: makanan atau minuman yang sudah diberi "bacaan", foto korban yang dijadikan media sihir, barang-barang pribadi korban (rambut, pakaian dalam, kuku), parfum atau minyak tertentu, atau bahkan melalui tatapan mata langsung.

Dampak Pelet yang Merusak

Pelet bukan sekadar "cinta-cintaan". Dampaknya sangat destruktif: rumah tangga korban hancur, anak-anak kehilangan orang tua, harta habis, karir rusak, dan yang paling mengerikan — korban kehilangan kehendak bebasnya sebagai manusia. Ia menjadi "budak" dari orang yang memasang pelet.

Pelet Tidak Abadi, Tapi Bekasnya Bisa Panjang

Setiap sihir punya masa kadaluarsa. Tapi kerusakan yang ditimbulkan selama pelet bekerja — perceraian, hutang, trauma anak-anak — bisa membekas seumur hidup. Itulah kenapa penanganan dini sangat krusial.

Mengalami Tanda-Tanda di Atas?

Jangan biarkan gangguan ini semakin berat. Konsultasikan kondisi Anda dengan praktisi ruqyah syar'iyyah berpengalaman — gratis, tanpa komitmen.

Artikel Terkait